Surah Al Humazah

  • Bagikan
Surah Al Humazah
Surah Al Humazah
RajaBackLink.com

Surah Al Humazah
(Pengumpat)
Surat Ke 104 : 9 Ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim(i)

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

وَيۡلٞ لِّكُلِّ هُمَزَةٖ لُّمَزَةٍ
Wailul(n) likulli humazatil(n) lumazat(in)

1. “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,”

ٱلَّذِي جَمَعَ مَالٗا وَعَدَّدَهُۥ
Al-ladzii jama’a maa law(n) wa’addadah(u)

2. “yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung [1600],”

يَحۡسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخۡلَدَهُۥ
Yahsabu anna maa lahuu akhladah(u)

3. “dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,”

كَلَّاۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِي ٱلۡحُطَمَةِ
Kallaa layunbadzanna fiil huthamat(i)

4. “sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.”

وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحُطَمَةُ
Wamaa adraaka maal huthamat(u)

5. “Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?”

نَارُ ٱللَّهِ ٱلۡمُوقَدَةُ
Naarullahil muuqadat(u)

6. “(yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,”

ٱلَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى ٱلۡأَفۡ‍ِٔدَةِ
Allatii tath-thali’u ‘alal af-idat(i)

7. “yang (membakar) sampai ke hati.”

إِنَّهَا عَلَيۡهِم مُّؤۡصَدَةٞ
Innahaa ‘alaihim mu`shadat(un)

8. “Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,”

فِي عَمَدٖ مُّمَدَّدَةِۢ
Fii ‘amadim(n) mumad-dadat(i)

9. “(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.”

Penjelasan :

[1600]. Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.

Asbabun Nuzul

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Utsman dan Ibnu Umar berkata: “Masih segar terdengar di telinga kami bahwa ayat ini (Q.S.104:1,2) turun berkenaan dengan Ubay bin Khalaf, seorang tokoh Quraisy yang kaya raya, yang selalu mengejek dan menghina Rasul dengan kekayaannya.”
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi hatim yang bersumber dari Utsman dan Ibnu Umar.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (Q.S.104:1,2,3) turun berkenaan dengan al-Akhnas bin Syariq yang selalu mengejek dan mengumpat orang. Ayat ini turun berkenaan sebagai teguran terhadap perbuatan seperti itu.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi hatim yang bersumber dari as-Suddi.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (Q.S.104:1-3) turun berkenaan dengan Jamil bin Amir al-Jumbi seorang tokoh musyrik yang selalu mengejek dan menghina orang.
(Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari seorang suku Riqqah.)

Di dalam Surah Al Humazah menerangkan bahwa orang-aorang yang suka mencela orang lain, memfitnah dan suka mengumpulkan harta dan digunakan tidak dijalan Allah maka akan di azab.

Baca Juga  Surah Al Fil

Sumber Referensi Terjemahan :
Kemenag

  • Bagikan