Mengenal 5 Teori Sosiologi Kesehatan Untuk Evaluasi Sikap Masyarakat

  • Bagikan
RajaBackLink.com
Cara Memahami Sosiologi : Mulai dari Definisi 10+ Para Ahli

2. Belajar Sosiologi untuk Apa ? Ini 6 Manfaatnya

3. Memahami 5+ Hakikat Sosiologi Beserta Contohnya

4. Objek Kajian Sosiologi : Memahami Gejala Sosial Beserta Contohnya

5. Penjelasan 4 Fungsi dan 4 Peran Sosiologi, Berikut Contohnya

Nah itulah beberapa ulasan dasar dalam Sosiologi yang bisa teman-sahabat baca untuk menawarkan pengertian permulaan. 

Mengapa Teori Menjadi Penting

Ada beberapa kegunaan teori sosiologi yang digunakan selaku pustaka maupun desain dasar kajian fenomena sosial di penduduk , yakni : 

1. Teori merupakan ikhtisar hal yang sudah diketahui dan diuji kebenarnnya menyangkut objek yang dipelajari.

2. Teori memberikan petunjuk terhadap kekurangan yang ada pada seseorang. Dimana beliau ingin memperdalam wawasan dalam bidang sosiologi.

3. Teori ini berkhasiat untuk menawarkan ketajaman dan mempelajari fakta yang ada.

4. Teori berkhasiat untuk berbagi metode penjabaran fakta, membina struktur konsep, serta membuatkan definisi untuk kepentingan observasi.

5. Pengetahuan yang didapat dalam kerangka teoritis memberi kemungkinan untuk mengadakan proyeksi sosial. 

Seperti usaha untuk mengenali arah masyarakat akan mengalami perkembangan, mulai dari masa lampau, dan sekarang.

Beberapa Teori Sosiologi untuk Menganalisa Perilaku Kesehatan Masyarakat

Setelah kita mengetahui dan mengerti kegunaan teori dalam mengkaji aneka macam gejala sosial di kehidupan penduduk .

Mari selanjutnya kita juga perlu mengenali teori-teori apa saja yang mampu digunakan dalam mengkaji sikap kesehatan di penduduk . 

1. Teori Aksi

Penjelasan teori aksi ini dikenal sebagai teori bertindak (action theory) yang mulanya dikembangkan oleh Max Weber. 

Menurutnya, individu melaksanakan suatu tindakan berdasarkan atas pengalaman, persepsi, pengertian dan penafsirannya atas sebuah objek stimulus atau situasi dan kondisi tertentu.

2. Teori Sistem
Konsep tata cara ialah suatu kerangka yang terdiri dari beberapa bagian/sub metode saling berinteraksi, dan berpengaruh. 
Menurut Bertalanffy desain tata cara ini dapat dipakai untuk mengevaluasi perilaku dan gejala sosial.
Dimana teori yang dianggap cocok, bagi sebuah sistem dibahas dalam kaitannya dengan aneka macam sistem yang lebih luas. Maupun dengan sub tata cara yang tercakup didalamnya.
3. Teori Konflik 
Memahami aneka macam fenomena dan gejala sosial maupun perubahan di masyarakat tak lepas dari berbagai pertentangan yang terjadi. 
Dimana masyarakat senantiasa dalam proses perubahannya ditandai oleh kontradiksi antara komponen-unsur yang ada. Setiap bagian menunjukkan derma kepada disintegrasi sosial. 
Keteraturan dalam masyarakat hanyalah disebabkan karena adanya tekanan atau pemaksaan kekuasaan dari atas oleh kalangan yang berkuasa. 
Kemudian, pertentangan memimpin kearah perubahan dan pembangunan yang terjadi di penduduk itu sendiri.

4. Teori Fungsionalisme
Penjelasan teori ini melihat bahwa penduduk ialah suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian-bab yang saling berhubungan dan saling menyatu dalam kesimbangan. 
Dimana setiap komponen dalam tata cara sosial adalah fungsional terhadap yang yang lain. Selanjutnya, rancangan-rancangan terutama yakni fungsi, disfungsi, fungsi laten dan manisfest serta kesimbangan atau equilibrium.

5. Teori Pertukaran
George Homans menunjukkan persepsi dan berbagi teori pertukaran berdasarkan prinsip transaksi ekonomi, adalah insan menawarkan barang/jasa tertentu dengan cita-cita memperoleh imbalan. 
Menurut Homans tujuan sikap insan adalah untuk bertujuan ekonomis. Yaitu untuk memperbesar laba atau imbalan dan seluruh fenomena sosial dapat dianalisa selaku bentuk bentuk pertukaran. 
Individu melaksanakan sebuah tindakan demi menerima imbalan atau justru untuk menghindari eksekusi. Perilaku individu diarahkan oleh adanya norma sosial.
Dan konformitas terhadap norma kalangan akan diberikan imbalan/hadiah. Sedangkan penyelewengan/pemberontakan terhadap norma kelompok akan dihukum. 
Teori pertukaran Homans ini bahwa setiap perilaku akan diputuskan oleh imbalan atau reward. Bentuk imbalan  mampu berwujud materi dan juga bukan bahan.
Nah itulah sekilas klarifikasi teori teori dalam sosiologi kesehatan yang bisa kau gunakan selaku dasar pustaka. 
Sumber Referensi : 

Buku Sosiologi Kesehatan

Baca Juga  3 Rekomendasi HP dan Laptop Baru Dan Murah
  • Bagikan