Pemahaman Adjudication, Elimination, Subjugation, Majority Rule Dan Contohnya

  • Bagikan
RajaBackLink.com
 Apa yang kamu ketahui tentang pengertian ajudikasi Pengertian Adjudication, Elimination, Subjugation, Majority Rule dan Contohnya

Sosiologi Info – Apa yang kamu ketahui perihal pemahaman ajudikasi, eliminasi, subjugation atau dominasi, majority rule ? 

Berikut ini simak penjelasan dan ulasan, beserta pola fenomena atau kasusnya yang ada di kehidupan sosial penduduk . 

Memahami Upaya Penyelesaian Konflik

Konflik tidak datang dengan sendiri. Melalui proses sosial, setiap kehidupan penduduk niscaya akan ada gesekan, pertentangan, perpecahan, perbedaan, serta berbagai ketegangan lainnya.

Bahkan hampir setiap insan, individu, kelompok masyarakat pernah mengalami pertentangan diantara mereka. 

Tak mungkin tidak ada sebab yang mengarahkan seseorang untuk bersitegang. Memang sih menjadi hal lazim dan biasa.

Ketika ada keterlibatan seseorang, atau kelompok mempunyai pertentangan yang ditenggarai sebab adanya pertengkaran, perbedaan, dan aneka macam faktor lainnya. 

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab individu berselisih atau bersitegang dengan yang manusia lainnya.

Misalnya seperti adanya keselahpahaman dalam berkomunikasi, ketidaksamaan tujuan, sudah tidak adanya lagi janji untuk mengerjakan nilai dan norma.

Adanya perbedaan persepsi, kudeta, sumber daya alam, maupun banyak sekali kepentingan yang berlainan-beda. 

Itu bisa saja menciptakan seseorang akan kisruh atau ribut sehingga menciptakan adanya perselisihan, konflik, serta permusuhan. 

Namun, tidak selamanya, pertentangan itu terus terjadi. Ada juga aneka macam upaya dalam menyelesaikannya. Agar tidak ada lagi retaknya integrasi atau integritas sosial. 

Oleh alasannya itu, penting untuk melaksanakan penyelesaian pada seseorang yang sedang berkonflik, baik individu, kelompok, dan antar negara. 

Biasanya penyelesaian pertentangan ini disebut selaku bentuk fasilitas, yang mengarahkan terhadap persatuan atau perdaiaman antara pihak yang bersitegang. 

Nah bentuk bentuk penyelesaian konflik ada banyak mulai dari konsiliasi, mediasi, arbitrasi, koersi, stalemate, genjatan senjata, dan yang lain.

Pada peluang kali ini kita hanya akan mengulas ihwal pengertian Adjudication, Elimination, Subjugation, Majority Rule. Simak dibawah ini ya.

Baca Juga  Ini 7 Tokoh Sosiologi : Perspektif Atau Pemikirannya

Sekilas Pengertian dan Contoh Kasusnya

Teman sahabat pasti sudah pernah mendengar perumpamaan ungkapan dalam penyelesain pertentangan untuk membuat kedua belah pihak kembali bersatu, dan berdamai. 

Bentuk kemudahan ini juga sering dipraktekkan oleh orang, kalangan, penduduk bahkan antara negara yang berkonflik pun juga pernah memakainya. 

Nah mirip pada pembahasan kita kali ini adalah mengenai Adjudication, Elimination, Subjugation, Majority Rule. Berikut ini penjelasannya. 

1. Pengertian Adjudication

Istilah penyelesaian pertentangan ini juga dikenal dengan istilah ajudikasi. Pengertian ajudikasi yakni solusi kasus maupun sengketa dilakukan seseorang melalui pengadilan. 

Cara solusi pertentangan ini bab dari bentuk fasilitas yang diseleksi dengan menggunakan jalur pengadilan atau forum aturan resmi diakui.

Dimana forum itu mengerjakan pertolongan keputusan yang lazimnya berubap masalah perdata ataupun pidana yang tengah berjalan. 

Contohnya :

Misalnya dalam perkara pemerkosaan maka seseorang yang disangka melakukan langkah-langkah penyimpangan itu maupun korban akan menempuh jalur ini untuk menuntaskan konflik mereka. 

Bisa juga kita lihat pada masalah keluarga, pasangan suami dan istri yang menentukan untuk memutuskan cerai, dan menuntaskan perahu rumah tangganya.

Kemudian, menentukan dan menunjuk prosesnya untuk dilaksanakan di pengadilan, sehingga 

2. Pengertian Eliminasi

Bentuk fasilitas satu ini juga dikenal dengan ungkapan elimination. Pengertian eliminasi yaitu pengunduran diri yang dikerjakan seseorang dari salah satu pihak yang berkonflik. 

Biasanya dikerjakan dengan mengucapkan penyelesaian konflik secara eksklusif dengan kata kata, seperti menyebutkan dan mengakui menyerah, keluar dan sebagainya.

Ya memang bentuk dari solusi pertentangan ini ada pihak yang menyerah untuk mengundurkan diri dari atau atas perselisihan yang tengah terjadi. 

Contohnya :

Bisa kita lihat pada pertandingan sepak bola yang pernah terjadi di dunia maupun di Indonesia. Ketika kedua kesebelasan bertarung .

Baca Juga  10 Faktor Pendorong Integrasi Sosial Dan Misalnya

Namun, ada sesuatu hal yang malah membuat salah satunya memilih untuk keluar dari pertandingan dan menyudahinya. 

Pertandingan ini pernah terjadi antara Persipura dengan Sriwijaya FC pada Final Piala Liga Super Indonesia di tahun 2009. 

Dimana agresi walk out yang dijalankan Persipura yang menyampaikan atau menganggap adanya ketidak sportifan yang dikerjakan wasit pertarungan pada saat itu. 

3. Pengertian Subjugation

Istilah ini juga disebut dengan domination atau dominasi yang mempunyai pemahaman orang atau pihak yang mempunyai kekuatan besar untuk dapat melakukan pemaksaan.

Kepada orang lain, atau pihak lain untuk mampu mentaatinya. Dimana bentuk fasilitas ini meminta pihak yang lemah untuk mentaati peraturan dari pihak yang besar lengan berkuasa tadi. 

Memang sih penyelesain konflik ini bukan cara pemecahan problem yang mampu memperlihatkan kepuasan bagi salah satu yang terlibat perselihan.

Contohnya :

Ini sering kita lihat, bagaimana unjuk rasa, para demonstrasi yang memberikan tuntutannya. Ya seperti gres baru ini penduduk melaksanakan penolakan UU Cipta Kerja atau UU Omnibus Law.

Ujungnya juga pemerintah tidak menindaklanjuti tuntutan era aksi, begitu juga para anggota dewan perwakilan rakyat. Yang membuat masyarakat patuh dan tunduk akan keputusan tersebut. 

4. Pengertian Majority Rule

Benutk kemudahan penyelesaian pertentangan ini yakni dengan cara memakai bunyi terbanyak atau diketahui dengan sebutan voting. 

Dimana pada bunyi terbanyak inilah diputuskan lewat voting dalam hal untuk mengambil keputusan tanpa ada memikirkan argumentasi seseorang lagi. 

Biasanya dengan melaksanakan voting ini seseorang atau pihak yang menerima bunyi terbanyak akan menjadi pemenang dan pihak yang sedikit akan menerima kekalahannya tersebut.

Contohnya :

Teman teman mampu lihat dalam penyeleksian biasa , baik presiden, dewan perwakilan rakyat RI, atau penyeleksian kepala kawasan gubernur, bupati, wali kota, dan DPRD di daerah.

Baca Juga  5 Contoh Integrasi Sosial Di Lingkungan Kehidupan Masyarakat Sehari-Hari

Voting atau pemilihan pemenang dilaksanakan dengan mengumpulkan bunyi terbanyak yang diseleksi oleh penduduk . 

Nah itulah teman sobat sekilas penjelasan dan ulasan perihal Pengertian Adjudication, Elimination, Subjugation, Majority Rule dan Contohnya. 

Sumber Referensi : 

Buku Pelajaran Sosiologi untuk kelas XI Sekolah Menengan Atas dan MA pada Kelompok Peminatan Ilmu Ilmu Sosial Penulis Dwi Mulyono

www.suka-suka.web.id/bentuk-bentuk-kemudahan

  • Bagikan